movie

20+ Film Pixar & Disney yang Wajib Kamu Tonton dan Tungguin!

Indonesia Comic Con
Posted a month ago13 mins read
Film Pixar Disney memang selalu menarik untuk kita tonton. Apalagi film-film terbarunya. Ingin tahu film apa saja yang menarik? Cek sini!
20+ Film Pixar & Disney yang Wajib Kamu Tonton dan Tungguin!

Film Pixar Disney selalu mampu membuat setiap penonton tertarik. Mereka merawat karakter lama, lalu menghadirkan cerita baru yang terasa segar, kemudian menguji arah baru lewat teknologi, tema, sampai pendekatan visual. 

Kamu bisa melihat pola yang jelas: studio ini tak pernah sekadar merilis film, mereka membangun ekosistem cerita yang terus hidup.

Beberapa tahun ke depan bakal jadi fase menarik. Ada sekuel raksasa yang mengandalkan nostalgia, ada proyek orisinal yang berani ambil risiko, lalu ada live-action yang mencoba menerjemahkan animasi ke bentuk lebih realistis. 

Kalau kamu ingin memahami arah industri film keluarga global atau ingin menemukan rekomendasi film Pixar Disney, daftar ini bisa jadi pilihan untuk pertimbangan. 

Baca Juga: 11 Film Kartun Terbaik Disney Sepanjang Masa, Wajib Tonton!

Rekomendasi Film Pixar Disney yang Wajib Kamu Tonton dan Nantikan

Ingin tahu apa saja film di Disney Pixar yang layak kamu tonton atau nanti-nantikan? Cek sini: 

1. Hoppers (2026) - Pixar Original yang Paling Segar

Pixar kembali bertaruh pada cerita orisinal lewat Hoppers. Film Disney Pixar terbaru ini menghadirkan konsep yang unik sekaligus berani, yakni seorang remaja bisa memindahkan kesadarannya ke tubuh hewan robot demi memahami alam secara langsung. 

Premis ini membuka ruang diskusi tentang relasi manusia dengan teknologi serta lingkungan. Pixar sering menyisipkan tema eksistensial lewat kemasan ringan, dan Hoppers tampaknya mengikuti jalur itu.

Kamu bisa melihat peluang besar di sini. Saat banyak studio mengejar franchise, Pixar justru menawarkan cerita baru yang belum punya basis penggemar. 

Risiko memang ada, namun justru di situlah daya tariknya. Kalau film ini sukses, Pixar akan membuktikan bahwa penonton masih haus ide segar. 

Kalau gagal, maka studio tetap mendapat kredit karena berani keluar dari zona nyaman. Informasi rilis berasal dari pengumuman resmi Disney dalam agenda rilis 2026.

2. Toy Story 5 (2026), Kembalinya Mainan Favorit Kita

Film animasi Pixar Disney ini selalu punya tempat khusus dalam sejarah animasi. Sekuel kelima membawa konflik yang terasa relevan dengan zaman sekarang, yaitu anak-anak tumbuh bersama layar sentuh, sementara mainan fisik kehilangan daya tarik. 

Pixar mengangkat isu itu dan meramunya lewat hubungan Woody, Buzz, serta generasi baru pemilik mainan.

Kamu bisa membaca ini sebagai refleksi perubahan budaya. Generasi yang dulu menonton Toy Story pertama kini sudah dewasa, bahkan mungkin sudah punya anak. 

Pixar memahami dinamika itu lalu menyajikan cerita yang menjembatani dua generasi. Studio seolah berkata bahwa imajinasi tetap hidup meski teknologi berkembang cepat. Jadwal rilis 19 Juni 2026 tercantum dalam kalender resmi Disney.

3. Moana (2026 Live-Action), Kisah Laut yang Jadi Nyata

Kemudian, film Disney Pixar yang bagus untuk tahun ini adalah Moana. Disney membawa Moana ke format live-action dan memilih pendekatan visual yang lebih realistis. 

Langkah ini menarik karena versi animasinya masih tergolong baru, sehingga jarak nostalgia belum terlalu jauh. 

Dari film ini, Disney tampak ingin menguatkan karakter Moana sebagai ikon modern, bukan sekadar mengulang kisah lama.

Kamu bisa memperhatikan bagaimana studio mengelola ekspektasi publik. Musik tetap jadi kekuatan utama, lalu Dwayne Johnson kembali memerankan Maui, sehingga kontinuitas emosi tetap terjaga. 

Versi live-action memberi ruang bagi eksplorasi sinematografi laut yang lebih megah. Informasi jadwal rilis 10 Juli 2026 muncul dalam presentasi Disney mengenai lineup film beberapa tahun ke depan.

4. Zootopia 2 (2025/2026)

Film Pixar Disney
Film Pixar Disney

Film Pixar Disney lainnya yang jangan sampai kamu lewatkan adalah Zootopia 2. 

Pasalnya, Zootopia berhasil memadukan humor dengan kritik sosial secara halus. Sekuelnya membawa kembali Judy Hopps dan Nick Wilde dalam kasus baru yang kabarnya lebih kompleks. 

Dari sekuel ini, Disney tampaknya ingin memperluas dunia Zootopia sekaligus memperdalam isu sosial yang relevan.

Kamu bisa melihat potensi besar pada film ini. Dunia hewan antropomorfik memberi ruang untuk membahas stereotip, keadilan, dan politik tanpa terasa menggurui. 

Kalau film pertama sukses secara kritik dan box office, maka sekuel ini menghadapi ekspektasi lebih tinggi. Jadwal 28 November 2025 tercantum dalam pengumuman resmi Walt Disney Animation Studios.

5. Coco 2 (Target 2029), Sekuel yang Sudah Terkonfirmasi

Salah satu daftar film Disney Pixar yang wajib masuk ke dalam watchlist dan harus kamu tunggu adalah Coco 2. 

Coco mencetak sukses besar sekaligus memenangkan penghargaan internasional. Sekuelnya akan melanjutkan kisah Miguel serta eksplorasi budaya Meksiko yang kaya warna dan musik. 

Pixar tampaknya ingin memperluas semesta tersebut tanpa mengulang formula lama.

Kamu bisa membayangkan bagaimana studio mengembangkan tema keluarga dan tradisi dalam konteks yang lebih luas. 

Namun, Coco 2 punya tantangan besar karena film pertama meninggalkan kesan emosional yang kuat. 

Pasalnya, Pixar harus menjaga kualitas narasi sekaligus menghadirkan konflik baru yang relevan. 

Informasi pengembangan film ini muncul dalam laporan media industri setelah konfirmasi dari pihak Disney.

6. The Incredibles 3 (Dalam Pengembangan)

Keluarga Parr siap kembali. Pasalnya, Pixar telah mengonfirmasi pengembangan The Incredibles 3, meski belum menetapkan tanggal rilis. 

Film animasi Disney Pixar terbaru ini selalu menarik karena memadukan drama keluarga dengan aksi superhero yang intens.

Kamu bisa melihat potensi eksplorasi baru. Dunia superhero terus berkembang, dan Pixar punya kesempatan menyegarkan genre lewat sudut pandang keluarga. 

Konflik antara tanggung jawab pribadi dan peran sosial bisa kembali jadi inti cerita dari film Pixar Disney satu ini. 

Konfirmasi proyek ini muncul dalam wawancara eksekutif Pixar yang kemudian dilaporkan berbagai media hiburan.

Baca Juga: 12+ Film Kartun Netflix Terbaik dengan Rating Tertinggi!

7. Descendants 5 (2026) - Waralaba Live-Action yang Konsisten

Descendants adalah film Pixar Disney yang mempertemukan anak-anak karakter klasik Disney dalam dunia modern. 

Film kelima akan melanjutkan dinamika persahabatan, ambisi, serta konflik identitas yang sudah terbentuk sejak awal.

Kamu mungkin melihat franchise ini sebagai produk remaja, namun pengaruhnya cukup besar dalam ekosistem Disney+. 

Format musikal memberi energi berbeda dari film animasi. Dengan rilis 2026 yang diumumkan Disney Channel, waralaba ini tampaknya masih punya basis penggemar solid.

8. Inside Out 2 (2024)

Film Pixar Disney
Film Pixar Disney

Daftar film Pixar Disney yang wajib kamu tonton lainnya adalah Inside Out 2. Pasalnya, Inside Out 2 membawa Riley memasuki fase remaja, sehingga emosi baru muncul dan memicu dinamika yang lebih rumit. 

Pixar berhasil mengubah konsep psikologi menjadi tontonan keluarga yang cerdas sekaligus menghibur.

Kamu bisa melihat evolusi yang jelas. Film pertama fokus pada masa kanak-kanak, sementara sekuelnya menyentuh kecemasan dan tekanan sosial. 

Pixar juga memperluas spektrum emosi sehingga cerita terasa lebih dewasa tanpa kehilangan sentuhan humor. Film ini rilis 14 Juni 2024 dan mencatat performa box office kuat menurut laporan industri.

9. Elio (2025) - Sci-Fi dengan Sentuhan Personal

Film Disney lain yang cukup menarik adalah Elio. Elio menghadirkan kisah anak yang terseret ke pertemuan antarplanet dan harus mewakili Bumi. 

Dalam film ini, Pixar menggabungkan imajinasi luar angkasa dengan tema penerimaan diri. Film ini menunjukkan bahwa studio tetap tertarik pada cerita personal dalam skala kosmik.

Kamu juga bisa melihat bagaimana Pixar merancang karakter yang rentan namun berani. 

Konflik tidak hanya datang dari makhluk luar angkasa, tetapi juga dari keraguan diri sang tokoh utama. 

10. Encanto (2021) – Cerita Keluarga & Lagu yang Menyentuh

Lalu, ada Encanto. Encanto membawa kamu ke keluarga Madrigal yang tinggal di pegunungan Kolombia dalam rumah ajaib bernama Casita. 

Setiap anggota keluarga punya karunia luar biasa, mulai dari kekuatan fisik sampai kemampuan melihat masa depan, namun Mirabel justru tumbuh tanpa kekuatan khusus. 

Konflik muncul ketika keajaiban keluarga mulai melemah, lalu Mirabel menjadi satu-satunya yang berusaha menyelamatkan semuanya.

Film ini terasa kuat karena fokus pada tekanan ekspektasi keluarga, lalu mengangkat isu generasi, trauma kolektif, serta kebutuhan untuk merasa cukup. 

Dari film Pixar Disney ini, kamu bisa melihat bagaimana setiap karakter menyimpan beban masing-masing, kemudian menyembunyikannya demi menjaga citra sempurna keluarga. 

Lagu seperti We Don’t Talk About Bruno dan Surface Pressure menjadi fenomena global karena liriknya terasa jujur dan emosional.

Disney membangun konflik tanpa antagonis tradisional, sehingga drama terasa lebih personal. 

Strategi ini membuat Encanto terasa relevan untuk anak maupun dewasa. Film ini meraih Oscar untuk Best Animated Feature dan mencatat lonjakan streaming besar setelah rilis digitalnya.

11. Luca (2021), Persahabatan & Identitas di Riviera

Film Pixar Disney lain yang jangan sampai kamu lewatkan adalah Luca. Luca mengisahkan Luca Paguro, makhluk laut yang menjelma manusia ketika naik ke darat. 

Ia bertemu Alberto, lalu mereka membangun persahabatan di kota pesisir Italia yang hangat dan penuh warna. 

Mereka mengejar mimpi membeli Vespa, lalu mengikuti lomba balap demi keluar dari rutinitas hidup yang membosankan.

Kamu bisa membaca Luca sebagai metafora tentang identitas dan rasa berbeda. Film ini tidak terasa berat, namun menyimpan pesan tentang keberanian menunjukkan diri sendiri. 

Setting Riviera memberi nuansa santai, kemudian visualnya terasa lebih lembut dibanding film Pixar lain yang cenderung spektakuler.

Pixar memilih pendekatan intim, sederhana, dan penuh kehangatan. Karena itu, Luca terasa seperti surat cinta untuk masa kecil dan persahabatan musim panas. Banyak kritikus memuji kesederhanaan narasi dan fokus karakter yang kuat.

12. Turning Red (2022)

Film Pixar Disney
Film Pixar Disney

Turning Red mengikuti Meilin “Mei” Lee, remaja 13 tahun yang berubah menjadi panda merah raksasa setiap kali emosinya meledak. 

Premis ini terdengar absurd, namun Pixar menggunakannya untuk membahas pubertas, tekanan akademik, dan relasi ibu-anak yang kompleks.

Kamu bisa melihat bagaimana film ini berani menyentuh topik yang jarang muncul dalam animasi keluarga. 

Mei menghadapi ekspektasi ibunya, lalu berusaha membangun identitas sendiri tanpa kehilangan akar budaya. 

Film ini mengangkat kultur Asia-Kanada secara natural, kemudian membungkusnya lewat humor dan energi pop.

Banyak penonton memuji keberanian temanya, meski sebagian orang menganggapnya terlalu spesifik. 

Namun justru karena spesifik itulah Turning Red terasa autentik. Film ini rilis langsung lewat streaming di banyak wilayah, lalu tetap mencatat respons kritik yang kuat.

13. Ron’s Gone Wrong (2021)

Ron’s Gone Wrong mengikuti Barney, anak sekolah yang merasa terasing karena tidak punya robot sosial canggih seperti teman-temannya. 

Ketika akhirnya ia mendapat robot bernama Ron, perangkat itu justru rusak, lalu berperilaku aneh dan tidak mengikuti algoritma populer.

Film ini menyindir budaya media sosial, lalu mempertanyakan makna pertemanan yang autentik. 

Kamu bisa melihat bagaimana perusahaan teknologi dalam cerita mengejar data dan popularitas, sementara Barney hanya ingin teman sejati. 

Konfliknya juga terasa relevan dengan generasi digital yang tumbuh bersama notifikasi dan like.

Walau bukan produksi Pixar langsung, tapi film ini tetap masuk ekosistem distribusi Disney setelah akuisisi studio terkait. Visualnya energik, lalu ceritanya menyajikan kritik sosial dalam balutan komedi ringan.

14. Raya and The Last Dragon

Kemudian, ada Rand The Last Dragon membawa kamu ke dunia Kumandra yang terpecah akibat konflik lama. 

Raya berusaha menemukan naga terakhir bernama Sisu, lalu mencoba menyatukan kembali wilayah yang saling bermusuhan.

Film ini mengangkat tema kepercayaan sebagai inti konflik. Setiap karakter membawa luka masa lalu, kemudian harus memilih antara dendam atau kerja sama. 

Visualnya terinspirasi dari berbagai budaya Asia Tenggara, lalu menghadirkan dunia fantasi yang kaya detail.

Disney merilis film ini dalam model hybrid antara bioskop dan streaming, sehingga strategi distribusi menjadi sorotan industri. 

Banyak kritikus memuji desain dunia dan koreografi aksi, meski sebagian merasa alur berjalan terlalu cepat.

Baca Juga: Urutan Nonton Film Star Wars Berdasarkan Timeline Cerita

15. The Ice Age Adventures of Buck Wild (2022), Spin-off Enerjik

Film ini berfokus pada Buck Wild, opossum eksentrik yang memimpin petualangan baru bersama Crash dan Eddie. 

Mereka menjelajahi dunia bawah tanah penuh dinosaurus, lalu menghadapi ancaman baru yang menguji keberanian mereka.

Sebagai spin-off, film ini mencoba memperluas semesta Ice Age tanpa karakter utama lama seperti Manny atau Diego sebagai pusat cerita. 

Kamu bisa melihat upaya studio menjaga relevansi franchise lama di era streaming.

Respon kritik cenderung beragam, namun basis penggemar lama tetap memberi perhatian. Film ini tayang eksklusif lewat platform streaming Disney, lalu memperkuat katalog animasi keluarga yang mudah diakses.

16. Chip ‘N’ Dale: Rescue Rangers (2022)

Film Pixar Disney
Film Pixar Disney

Film Pixar Disney satu ini memadukan live-action dan animasi dalam satu dunia yang unik. 

Chip dan Dale tampil sebagai aktor yang dulu populer lewat serial TV, lalu kini berusaha menyelamatkan teman lama dari sindikat kejahatan dunia kartun.

Konsep meta-komedi membuat film ini terasa segar. Karakter kartun hidup berdampingan dengan manusia, lalu berinteraksi dalam industri hiburan modern. 

Kamu bisa menangkap banyak referensi budaya pop yang muncul cepat dan cerdas.

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Disney mengelola nostalgia tanpa sekadar mengulang cerita lama. 

Film ini mendapat respons positif karena kreativitas konsep dan keberanian bermain dengan format.

17. Pinnochio (2022 Live-Action)

Pinocchio versi live-action mencoba menghadirkan kembali kisah boneka kayu yang ingin menjadi anak sungguhan. Film ini menampilkan visual realistis, lalu memanfaatkan teknologi CGI untuk menghidupkan karakter non-manusia.

Disney mempertahankan lagu klasik seperti When You Wish Upon a Star, kemudian menambahkan sentuhan modern pada beberapa elemen cerita. Namun, respons kritik terbagi karena sebagian penonton merasa film ini kurang membawa perspektif baru.

Meski begitu, proyek ini tetap penting karena menunjukkan strategi Disney dalam mengadaptasi katalog klasik ke format baru untuk generasi streaming.

18. Spider-Man: Across The Spider-Verse - Part One (2023)

Film ini mengikuti Miles Morales yang kembali menjelajah multiverse, lalu bertemu berbagai versi Spider-People dengan gaya animasi berbeda. 

Setiap dimensi menghadirkan teknik visual unik, kemudian membangun pengalaman sinematik yang belum pernah muncul sebelumnya.

Kamu bisa melihat ambisi besar dalam eksperimen gaya visual. Studio menggabungkan komik, grafiti, lukisan, serta animasi 3D dalam satu layar. 

Cerita juga menyoroti tanggung jawab dan pilihan moral, lalu membangun konflik personal yang emosional.

Secara kritik dan box office, film ini meraih pujian luas dan pendapatan ratusan juta dolar global. 

Walau bukan produksi Disney langsung, tapi film ini tetap relevan dalam diskusi animasi modern karena keterkaitannya dengan Marvel sebagai properti besar industri.

19. Elemental (2023)

Bosan nonton ulang film Disney Pixar Cars? Elemental bisa jadi salah satu tontonanmu. Elemental hadir sebagai salah satu proyek orisinal Pixar yang berani bermain dengan metafora sosial lewat dunia yang terasa sederhana, namun kompleks secara emosional. 

Film ini tayang pada 16 Juni 2023 dan langsung mencuri perhatian karena mengangkat kisah Ember Lumen dan Wade Ripple, dua karakter dari elemen yang secara alami bertolak belakang. 

Ember tumbuh dalam keluarga imigran berelemen api yang menjalankan toko kecil, sementara Wade berasal dari latar elemen air yang lebih mapan dan santai. 

Pertemuan mereka memicu konflik, lalu berkembang menjadi relasi yang penuh pertanyaan tentang identitas, tradisi, dan keberanian memilih jalan hidup sendiri.

Pixar membangun Element City dengan detail visual yang kaya. Setiap sudut kota mencerminkan segregasi halus antar elemen. 

Jadi, kamu bisa melihat bagaimana api kesulitan berinteraksi dengan air, lalu tanah memiliki ruang sendiri, sementara udara bergerak bebas. 

Karena itu, kisah romansa Ember dan Wade terasa relevan dengan realitas sosial tentang perbedaan latar belakang, kelas, dan budaya. 

Sutradara Peter Sohn mengambil inspirasi dari pengalaman keluarganya sebagai imigran Korea di Amerika, sehingga narasi terasa personal, hangat, dan jujur. 

20. Wish (2023)

Film Pixar Disney
Film Pixar Disney

Film Pixar Disney lainnya yang bisa kamu tonton yakni Wish. Wish lahir sebagai proyek spesial perayaan 100 tahun Walt Disney Animation Studios dan tayang pada 22 November 2023. 

Film ini mengikuti Asha, remaja cerdas yang tinggal di kerajaan Rosas. Ia hidup dalam sistem yang memungkinkan rakyat menyerahkan harapan terdalam mereka kepada Raja Magnifico. 

Namun, ketika Asha menyadari ada sisi gelap dari mekanisme tersebut, ia membuat permohonan besar kepada langit, lalu Star, entitas kosmik berbentuk cahaya, menjawabnya.

Cerita Wish mengusung formula dongeng klasik Disney, namun tim kreatif mencoba memberi sentuhan modern lewat pendekatan visual yang memadukan gaya ilustrasi 2D dengan animasi 3D.

21. Strange World (2022)

Strange World tayang pada 23 November 2022 dan membawa penonton mengikuti keluarga Clade dalam misi eksplorasi dunia misterius di bawah permukaan bumi. 

Searcher Clade, mantan petualang yang kini menjadi petani, harus kembali bertualang demi menyelamatkan sumber energi bernama Pando. 

Ia kemudian bertemu kembali dengan ayahnya, Jaeger, yang lama menghilang. Di sisi lain, Ethan, putranya, ikut serta dalam perjalanan dan membawa perspektif generasi muda.

Kumpul dengan Sesama Enthusiast Film Pixar & Disney di Indonesia Comic Con

Kalau kamu sudah mengikuti deretan film Pixar Disney tadi, artinya kamu bukan sekadar penonton biasa. 

Namun, kamu menikmati cerita, karakter, dan dunia yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Antusiasme seperti itu rasanya sayang kalau dinikmati sendirian.

Supaya kamu tidak ketinggalan hype terbaru, mulai dari sekuel besar sampai rilisan orisinal yang lagi ramai dibahas, ada baiknya kamu ikut gabung ke Indonesia Comic Con. Event ini selalu jadi titik temu pecinta pop culture, animasi, dan fandom besar.

Pantau terus informasinya, karena pengalaman menikmati dunia Pixar dan Disney bisa terasa jauh lebih seru saat kamu masuk ke komunitasnya langsung.

movie
Share this post