Sama-sama raksasa yang mendominasi dunia superhero, rupanya ada beberapa perbedaan Marvel dan DC yang cukup mencolok.
Buat penggemar komik dan cerita superhero, mengenali perbedaan antara Marvel dengan DC sudah jadi semacam standar basic.
Apalagi mengingat superhero dari dua penerbit komik ini telah banyak diadaptasi dalam game, serial, dan film.
Penasaran apa saja perbedaan dari dua rumah superhero ini. Yuk, simak info selengkapnya.
Perbedaan Marvel dan DC
Beda Marvel dan DC bisa kita lihat dari berbagai aspek, mulai dari storytelling, karakter, setting, hingga reputasi superhero. Berikut penjelasannya:
1. Storytelling
Storytelling atau penceritaan menjadi perbedaan utama antara Marvel dengan DC. Cara penceritaan ini berkaitan erat dengan jalannya plot dan perkembangan tokoh.
Marvel berfokus pada tokoh utama berupa orang biasa saja yang kemudian berjuang menjadi pahlawan super. Istilahnya from zero to hero. Tokoh yang biasa saja ini akan merangkul takdir mereka untuk menjadi pahlawan.
Penceritaan Marvel juga menyoroti kesulitan dan tantangan yang relate dengan dunia nyata. Hal tersebut membuat perkembangan karakter tokoh lebih kompleks.
Sebab alur tidak melulu tentang aksi pahlawan melawan penjahat. Namun juga menyoroti kekurangan dari tokoh utama dan berbagai kesulitan yang mereka hadapi.
Sementara itu, DC Comics menceritakan tokoh pahlawan yang sering kali sudah memiliki kekuatan sejak awal. Penceritaan lebih berfokus pada tantangan yang mereka hadapi sebagai pemilik kekuatan super.
Perkembangan karakter tokoh DC tidak terlalu kompleks. Sebab para pahlawan DC sudah terlahir sebagai sosok yang ideal untuk menumpas kejahatan.
2. Latar Belakang Tokoh
Perbedaan kedua masih berkaitan dengan perbedaan Marvel dan DC yang pertama. Seperti disebutkan sebelumnya, tokoh utama Marvel berasal dari orang biasa. Sedangkan para pahlawan super DC Comics memiliki latar belakang menakjubkan.
Salah satu contoh tokoh utama Marvel yaitu Peter Parker yang awalnya hanya anak kuliahan biasa. Ia kemudian mendapat kekuatan super setelah tergigit laba-laba mutan dan mulai menggunakannya sebagai Spider Man.
Sementara tokoh DC banyak yang yang merupakan keturunan dewa atau demigod, seperti Wonder Woman yang merupakan putri dari Dewa Zeus. Jadi, mereka telah terlahir dengan kekuatan super.
Berbeda halnya dengan pahlawan Marvel yang mendapatkan kekuatan dari kejadian tidak terduga.
3. Realisme Cerita
DC dan Marvel adalah penerbit buku komik bertema superhero. Jadi, sudah jelas kalau keduanya sama-sama cerita fiksi. Meskipun begitu, setiap cerita fiksi masih memiliki unsur realisme.
Marvel mampu menghadirkan cerita yang lebih terasa realistis karena tokoh awalnya orang biasa dengan kehidupan normal.
Pahlawan Marvel mengalami kesulitan layaknya manusia biasa, sehingga penggemar merasa lebih relate.
Selain itu, Marvel sering mengambil latar tempat berupa kota terkenal, seperti New York dan Washington.
Di sisi lain, DC mengusung latar tempat yang tidak ada di dunia nyata seperti semesta mistis. Hal ini meningkatkan imajinasi dan keseruan cerita, tapi juga terasa dibuat-buat.
Bahkan latar tempat pahlawan DC yang bukan keturunan dewa juga sering kali berupa kota fiktif. Contohnya Batman yang menjadi pelindung Gotham City.
4. Cara Mengartikan Kekuatan
-lg.jpg?v=1773064049)
Perbedaan superhero Marvel dan DC yang selanjutnya terletak pada cara mereka mengartikan kekuatan.
Pahlawan Marvel seringkali menganggap kekuatan yang mereka miliki sebagai kemalangan atau kutukan. Pasalnya, mereka menjadi kesulitan menjalani kehidupan normal.
Tokoh Marvel juga sering kali merasa terbebani oleh tanggung jawab sebagai pahlawan.
Berkebalikan dengan tokoh Marvel, pahlawan dari DC menganggap kekuatan mereka sebagai anugerah.
Lagipula mereka memang terlahir dengan kekuatan tersebut sehingga tidak mengalami kesulitan menerima.
5. Cara Menghadapi Musuh
Bedanya Marvel dan DC juga bisa kita lihat dari cara pahlawan menghadapi musuh.
Karena berawal dari manusia biasa, pahlawan Marvel lebih terbuka untuk bekerjasama dengan tokoh lain.
Baik saat melawan musuh, maupun untuk keperluan personal. Hal ini terlihat jelas terutama dalam superhero yang membentuk tim, seperti Avengers.
Sementara itu, pahlawan DC kerap memiliki kekuatan yang begitu luar biasa sehingga tidak perlu bantuan untuk mengalahkan musuh. Beberapa tokoh DC bahkan overpower hingga tidak bisa dikalahkan.
Salah satu contohnya yaitu Superman yang merupakan pahlawan paling tangguh dan tidak pernah terkalahkan.
6. Reputasi Tokoh
Bicara soal perbedaan Marvel dan DC belum lengkap tanpa menyinggung reputasi tokoh.
Tokoh superhero Marvel sering kali mengalami kesulitan akibat kekuatan yang mereka miliki. Bahkan tidak jarang mempengaruhi kehidupan normal hingga mendapatkan cibiran dari masyarakat di sekitar.
Pandangan masyarakat yang negatif, diskriminasi, hingga rasisme terasa kental dalam cerita Marvel.
Sebaliknya, tokoh DC merupakan sosok yang dihormati di dunia mereka. Maklum saja, mengingat kebanyakan pahlawan DC merupakan keturunan dewa.
Tokoh yang bukan keturunan dewa pun memiliki keunggulan yang mencolok hingga disegani oleh masyarakat. Sebut saja, Iron Man yang menggunakan kekayaannya untuk membuat kostum superhero sendiri.
7. Popularitas
Perbedaan film Marvel dan DC dari segi popularitas acap kali berubah seiring waktu.
Jika menanyakan ke sembarang orang tentang karakter superhero, maka sering kali mereka menyebutkan tokoh ikonik dari DC seperti Superman dan Batman.
Alasannya terletak dari Justice League yang tidak lekang oleh waktu. Selain itu, DC Comics memang lebih dulu melahirkan superhero daripada Marvel.
DC Comics telah berdiri sejak 1935 dengan nama National Allied Publications. Sementara Superman debut pada tahun 1938 dalam Action Comics #1. Batman menyusul setahun setelahnya dalam Detective Comics #27.
Marvel Comics baru berdiri pada tahun 1939 dengan nama awal Timely Comics. Terbitan pertama mereka berupa seri berjudul Marvel Comics yang menceritakan tokoh pahlawan Human Torch.
Meskipun begitu, belakangan popularitas tokoh pahlawan Marvel lebih tinggi. Salah satu alasannya karena tokoh marvel menunjukkan individualitas karakter yang lebih unik.
Di samping itu, penggemar umumnya menganggap tokoh pahlawan Marvel lebih relatable karena memiliki kekurangan layaknya manusia biasa.
Sedangkan tokoh ikonik DC seperti Superman dan Batman merupakan sosok yang lebih idealistis. Mereka menjadi simbol harapan dan keadilan. Sifat-sifat mereka juga sama sekali berbeda dari orang biasa.
Ikuti Event Penggemar Komik dan Manga Terbesar Se-Indonesia
Mengetahui perbedaan Marvel dan DC sudah jadi hal wajar bagi penggemar komik. Meski begitu, membahasnya tetap menjadi bahan obrolan seru.
Buat kamu yang doyan komik, manga, dan anime, wajib banget datang ke event Indonesia Comic Con. Event ini menjadi momen bagi para penggemar untuk leluasa mengekspresikan kecintaan mereka pada seni budaya pop.
Indonesia Comic Con menghadirkan serangkaian program seru, mulai dari Exhibition, Talk Show, Meet and Greet, Cosplay Parade, dan banyak lagi.
Bahkan ada juga program Toy Auction yang jadi kesempatan buat tambah koleksi action figure beragam karakter ikonik. Yuk, dapatkan tiketnya sekarang buat join event Indonesia Comic Con.




















