Jangan mengaku kolektor, kalau kamu tidak tahu apa perbedaan action figure dan figure. Meskipun sekilas terdengar sama, kedua istilah ini ternyata punya banyak sekali perbedaan.
Tidak mengenalinya akan membuat kamu salah dalam mengoleksi benda kecil yang menyerupai sebuah karakter ini. Karena dari segi fisik, bahan, bahkan harganya pun sangat berbeda.
Nah, kalau kamu mau mulai mengoleksi mainan unik dan menarik ini sebaiknya kenali dulu penjelasan perbedaannya dalam artikel ini.
6 Perbedaan Action Figure dan Figure
Kedua jenis mainan ini biasanya berupa miniatur atau mainan yang menyerupai sebuah tokoh. Bisa tokoh dari anime seperti One Piece, Gundam, bahkan serial Marvel seperti Iron Man atau Captain America.
Walaupun keduanya mirip, tapi ada beberapa faktor pembedanya berikut ini:
1. Kemampuan untuk Digerakkan
Figure merupakan mainan yang terpahat atau tercetak dengan baik dan ukurannya kecil. Karena proses pencetakan langsung jadi satu utuh maka tidak ada siku yang dapat bergerak.
Action figure adalah sebuah figur atau figurin yang memiliki siku-siku fleksibel sehingga mudah untuk digerakkan.
Kamu bisa membuatnya berdiri tegak atau melakukan aksi tertentu sesuai keinginan.
2. Detail Aksesoris Tambahan
Perbedaan selanjutnya yang bisa kamu kenali adalah dari aksesoris tambahan. Figure biasanya tidak memiliki aksesoris karena proses cetaknya yang langsung satu utuh.
Sedangkan action figure selalu memiliki tambahan aksesoris, baik itu berupa senjata pistol, pedang, atau senjata lain sesuai karakternya. Senjata ini juga bisa kamu lepas pasang menyesuaikan pose yang ingin kamu tampilkan.
3. Ketersediaan Alas
Hampir semua figure selalu memiliki alas, terutama yang memiliki kaki kecil dengan ukuran badan besar.
Alas ini bertujuan untuk memudahkan figure berdiri dengan tegak dan bisa kamu pajang dengan aman.
Sementara action figure kebanyakan tidak memiliki alas, karena bentuknya yang fleksibel.
Dengan tanpa alas, kamu bisa leluasa menggerakkan mainan ini sesuai dengan yang kamu inginkan.
Bahkan, meskipun kamu memiliki action figure anime berukuran mini, biasanya juga tanpa alas dan bisa digerakkan.
4. Pose
Proses pembuatan figure langsung dengan penentuan pose sejak awal sebelum pencetakan. Inilah mengapa, pose figure selalu ditentukan oleh pabrikan bukan para kolektor.
Berbeda dengan action figure yang proses cetaknya dari setiap part. Pabrik akan mencetak kemudian merakit karakternya, sehingga kolektor dapat menentukan pose sendiri saat dipajang.
Inilah mengapa, berbagai jenis action figure lebih banyak kolektornya, karena pose dapat diatur secara fleksibel.
5. Bahan Pembuatnya
Bersifat statis, membuat figure pembuatannya lebih fokus pada detail dan juga estetika. Untuk mendukungnya, para pabrikan biasanya menggunakan bahan yang hasilnya halus dan lebih berat, seperti PVC solid maupun resin.
Lalu, action figure terbuat dari apa? Karena harus tidak mudah patah, tetap kokoh, dan fleksibel, biasanya menggunakan bahan seperti PVC, ABS, maupun POM.
Bahan-bahan tersebut fleksibel dan tetap kuat meskipun kolektor sering mengubah posenya. Bahkan untuk yang ukurannya paling kecil seperti di bawah 10 cm.
6. Harga
Perbedaan action figure dan figure yang sangat mencolok tentu dari segi harga. Kamu yang membeli figure mungkin hanya perlu mengeluarkan uang puluhan ribu untuk bisa mendapatkan satu karakter.
Namun, kamu yang ingin mengoleksi action figure harus bersiap dengan modal ratusan ribu bahkan jutaan.
Mengingat bahan yang mahal, karakter, hingga fleksibilitasnya membuat harganya adalah yang termahal.
Tips Merawat Figure dan Action Figure
Di luar harga maupun karakter, figure dan action figure akan memiliki nilai penting bagi kolektor. Karena itu, jika ingin koleksimu tetap awet lakukan beberapa perawatan sederhana berikut:
1. Simpan di Kabinet Display yang Kering
Sama-sama bisa menjadi dekorasi ruang, supaya aman kamu sebaiknya menyimpan figure maupun action figure dalam kabinet display. Pilih kabinet kaca yang bening sehingga menampilkan keindahan koleksi.
Selain itu, pastikan kabinet bersih dan selalu kering untuk menjaga menjaga mainan kesayangan ini bebas jamur. Jika perlu, kamu bisa menambahkan silica gel untuk menjaga kelembapan.
2. Bersihkan secara Teratur
Tidak kalah penting, kamu juga sebaiknya rutin membersihkan koleksi meskipun tersimpan aman dalam kabinet.
Bersihkan dari segala macam debu dengan kuas halus dan sikat pelan-pelan agar tidak ada part yang rusak.
Setelah mengenali perbedaan action figure dan figure, kamu tidak perlu takut lagi salah beli. Kamu bisa lebih bebas mengoleksi dan berinteraksi dengan sesama kolektor.
Sebagai kolektor, kamu tidak boleh melewatkan acara Indonesia Comic Con (ICC), di mana kamu bisa bertemu, ngobrol, dan menambah teman sesama kolektor!
Kamu dapat bertemu dengan sesama pecinta anime, kolektor, hingga brand yang memproduksinya. Dengan begitu, kamu bisa berbagi pengalaman atau menambah koleksi baru yang langka atau harga yang lebih ramah kantong.
Pastikan kamu mengikuti ICC yang akan menambah pengalaman seru dan tak terlupakan.




















